Remaja.. Apakah kamu seorang remaja? atau masih anak-anak? Atau sudah dewasa?? *hayyoo
Sebenernya siapa sih yang pantas disebut remaja??
Menurut beberapa informasi yang saya dapat, remaja itu merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Masa remaja berlangsung dari usia 12 sampai 21 tahun. Masa remaja merupakan masa yang sangat penting, kenapa dibilang penting?? Karena pada masa remaja inilah terjadi banyak proses. Masa remaja merupakan masa pematangan, baik pematangan fisik dan psikologis.
Masa remaja merupakan masa yang sangat labil. Ada beberapa fakta tentang sifat remaja:
1. Remaja sangat sensitif
Perasaan sensitif ini bisa dilihat dari sikap remaja yang mudah tersinggung. Karna sifat yang sangat sensitif inilah, membuat remaja emosinya sulit dikendali. Mereka akan mudah marah, juga akan mudah menangis, tergantung dengan pribadinya.
2. Remaja selalu ingin tahu
Yapz,, remaja memang selalu ingin tahu. Banyak hal-hal yang belum mereka kenal, karena itulah membuat remaja penasaran dan cepat atau lambat mereka pasti akan mencobanya. Hal inilah yang patut diwaspadai oleh para orang tua. Jika si remaja ini mencoba hal-hal yang positif *it's okay. BUT,,, bagaimana jadinya kalau yang dicoba adalah hal-hal yang negatif?? Wah,, harus siaga nih!!
3. Remaja selalu ingin dilihat
Maksudnya apa tuh??? Emangnya gak risih apa dilihatin terus.. *hhoho.. Jadi begini, remaja adalah masa dimana ia sedang sibuk-sibuknya mencari jati diri. Dan di sinilah dalam pencariannya remaja selalu menginginkan untuk diakui keberadaanya. Untuk itu, mereka pasti akan berusaha membuat dirinya tampil semenarik mungkin, menurut mereka hal ini dilakukan selain untuk diperhatikan, juga agar mereka diterima di suatu pergaulan.
4. Remaja suka mengkhayal
Seperti yang kita ketahui, remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Mereka tidak dapat disebut anak-anak karena bentuk tubuh yang sudah tidak menyerupai anak-anak. Namun juga tak dapat dikatakan dewasa karena pemikiran mereka belum sematang pemikiran orang dewasa. Nah, disinilah sifat remaja yang satu ini sangat mudah ditemui. Pada umumnya remaja memang suka mengkhayal, karena pemikiran mereka masih setengah anak-anak. Lalu mengapa mereka lebih menuju khayalannya?? Yap, itu karena mereka masih belum mampu untuk mewujudkan hal-hal yang super, *yang mereka inginkan tentunya ,sebagaimana dikarenakan usia mereka yang masih belum cukup. Jadi mau gimana lagi??? Usaha belum bisa, sedangkan keinginan sudah banyak.. Yah, kumpulin dulu semua khayalan dan mimpi-mimpinya, dan setelah dewasa nanti wujudkanlah semua itu.. *Good Luck
3. Remaja selalu ingin dilihat
Maksudnya apa tuh??? Emangnya gak risih apa dilihatin terus.. *hhoho.. Jadi begini, remaja adalah masa dimana ia sedang sibuk-sibuknya mencari jati diri. Dan di sinilah dalam pencariannya remaja selalu menginginkan untuk diakui keberadaanya. Untuk itu, mereka pasti akan berusaha membuat dirinya tampil semenarik mungkin, menurut mereka hal ini dilakukan selain untuk diperhatikan, juga agar mereka diterima di suatu pergaulan.
4. Remaja suka mengkhayal
Seperti yang kita ketahui, remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Mereka tidak dapat disebut anak-anak karena bentuk tubuh yang sudah tidak menyerupai anak-anak. Namun juga tak dapat dikatakan dewasa karena pemikiran mereka belum sematang pemikiran orang dewasa. Nah, disinilah sifat remaja yang satu ini sangat mudah ditemui. Pada umumnya remaja memang suka mengkhayal, karena pemikiran mereka masih setengah anak-anak. Lalu mengapa mereka lebih menuju khayalannya?? Yap, itu karena mereka masih belum mampu untuk mewujudkan hal-hal yang super, *yang mereka inginkan tentunya ,sebagaimana dikarenakan usia mereka yang masih belum cukup. Jadi mau gimana lagi??? Usaha belum bisa, sedangkan keinginan sudah banyak.. Yah, kumpulin dulu semua khayalan dan mimpi-mimpinya, dan setelah dewasa nanti wujudkanlah semua itu.. *Good Luck
4. Remaja mudah terpengaruh
Wah, yang satu ini kedengarannya agak membahayakan.:o Tapi kenyataannya memang benar bahwa remaja itu mudah sekali untuk terpengaruh. Di sini lingkunganlah yang sangat menunjang. Untuk itulah seorang remaja harus pandai-pandai mencari lingkungan yang baik, jika tidak ingin terpengaruh menjadi buruk
Namun ternyata tak semudah itu lhooo.. Kenapa saya katakan demikian? Yapz,, berhubung saya juga seorang remaja, dan saya telah merasakan. Ucapan memang gampang, orang tua bilang, guru bilang, bahkan teman-teman disekitar kita juga pasti akan bilang "awas, jangan sampai terpengaruh sama hal-hal yang buruk. Jangan bergaul dengan anak-anak yang tidak baik. Carilah lingkungan yang bagus"
Tapi, melakukannya tak semudah mengucapkannya. Saya yakin semua diri remaja itu sendiri pasti menginginkan dirinya selalu berada dalam lingkungan yang. Tapi kenapa akhirnya banyak juga remaja-remaja yang ada dalam lingkungan yang buruk. Apakah itu memang keinginan mereka? *nah loh??
Saya rasa tidak!! Mungkin memang ada beberapa remaja yang menginginkan pribadinya menjadi buruk, namun hal itu juga disebabkan faktor-faktor lain. Seperti contoh, seorang remaja memiliki keluarga yang tidak terawat, orang tuanya hanya sibuk bekerja dan bekerja, sehingga si remaja itulah merasa tidak dipedulikan, ia pun merasa depresi, lalu sebagai penggantinya, ia akan lebih sering bergaul dengan teman-temannya. Dan saya yakin ia pasti akan mencari pergaulan yang bebas.
Namun kebanyakan, di sebuah pergaulan remaja, para remaja yang ada dalam pergaulan tersebut adalah hasil dari pengaruh-pengaruh yang ditimbulkan dari para remaja lain yang sudah terlebih dahulu muncul. Dan mereka merasa dunia yang mereka pilih sesuai dengan keinginan mereka.
Well,,, dunia remaja sekarang memang sangat menakutkan. Jauh berbeda dengan zaman dahulu. Begitu juga dengan sikap dan perilaku remaja saat ini, sungguh sangat disayangkan. Saya harap anda-anda para remaja, semoga tetap berada dalam lingkungan yang baik, dan menjadi pribadi yang baik seutuhnya. Amin
Saya rasa tidak!! Mungkin memang ada beberapa remaja yang menginginkan pribadinya menjadi buruk, namun hal itu juga disebabkan faktor-faktor lain. Seperti contoh, seorang remaja memiliki keluarga yang tidak terawat, orang tuanya hanya sibuk bekerja dan bekerja, sehingga si remaja itulah merasa tidak dipedulikan, ia pun merasa depresi, lalu sebagai penggantinya, ia akan lebih sering bergaul dengan teman-temannya. Dan saya yakin ia pasti akan mencari pergaulan yang bebas.
Namun kebanyakan, di sebuah pergaulan remaja, para remaja yang ada dalam pergaulan tersebut adalah hasil dari pengaruh-pengaruh yang ditimbulkan dari para remaja lain yang sudah terlebih dahulu muncul. Dan mereka merasa dunia yang mereka pilih sesuai dengan keinginan mereka.
Well,,, dunia remaja sekarang memang sangat menakutkan. Jauh berbeda dengan zaman dahulu. Begitu juga dengan sikap dan perilaku remaja saat ini, sungguh sangat disayangkan. Saya harap anda-anda para remaja, semoga tetap berada dalam lingkungan yang baik, dan menjadi pribadi yang baik seutuhnya. Amin







